Jangan Sia-siakan Amal Shalih Sepuluh Hari Awal Bulan Dzulhijjah

Sepuluh awal Dzulhijjah adalah hari-hari yang mulia. di dalamnya terdapat keutamaan yang besar, sehingga sangat dianjurkan untuk melakukan berbagai macam amal shalih di hari-hari ini.

Namun sayang, sebagian kaum muslimin kurang memperhatikan keutamaan hari- hari mulia ini. mereka menganggap seperti hari-hari biasa.

Perhatikan petuah ulama berikut:

قَـالَ العَلّامَـة ابْـنُ عُثَيْـمِينْ -رَحِـمَهُ الله- :

《 والعجب أنّ الناس غافلون عن هذه العشر تجدهم في عشر رمضان يجتهدون في العمل لكن في عشر ذي الحجة لا تكاد تجد أحدا فرق بينها وبين غيرها، ولكن إذا قام الإنسان بالعمل الصالح في هذه الأيام العشرة إحياء لما أرشد إليه النبي -ﷺ- من الأعمال الصالحة، فإنه على خير عظيم . 》[ “مجموع الفتاوى” (٣٧/٢١) ].

 Al-Allàmah Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata:

“Dan yang mengherankan, bahwa manusia lalai dari sepuluh hari-hari ini (Dzulhijjah), engkau mendapati mereka bersungguh-sungguh beramal di sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan, akan tetapi pada sepuluh hari awal Dzulhijjah, hampir saja engkau dapati tidak ada bedanya keadaan seseorang (dalam beramal) di bulan Dzulhijjah ini dengan bulan yang lainnya, Padahal, jika seseorang semangat beramal shalih di sepuluh hari awal Dzulhijjah ini, menghidupkannya dengan amal shalih sesuai dengan bimbingan Nabi shallallahu alaihi wasallam, maka sesungguhnya dia mendapatkan kebaikan yang banyak”. Majmu’ Al-Fatawa (21/37).

*************
✍ Ustadz Agus Santoso, Lc., M.P.I
( Dewan Pembina bimbingansyariah.com)

Post Author: Agus Santoso, Lc., M.P.I.

Mahasiswa Doktoral Hukum Islam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *